Jumat, 25 Desember 2009

Jera

. Jumat, 25 Desember 2009

Jera atau kapok mencoba adalah kata yang tidak boleh ada dalam kamus wirausaha. Jera dalam satu kasus atau satu bidang usaha bisa saja terjadi, tapi bidang lain akan segera dicoba kelayakannya untuk dijalankan. Kegagalan yang dialami dianggap sebagai proses belajar dan menjadi alat untuk mencapai keberhasilan pada langkah yang berikutnya.

Diantara pembaca mungkin ada yang orang tua atau saudaranya seorang wirausahawan, bukan orang kantoran. Apakah mereka langsung berhenti jadi wirausahawan saat mengalami kerugian ? Pastilah tidak. Apalagi jika itu merupakan jalan hidupnya untuk mencari nafkah. Mengapa demikian ?

Biasanya karena wirausahawan melihat adanya peluang. Dia hanya akan berpikir apakah dia bisa langsung meraih peluang tersebut, ataukah perlu membayarnya dengan beberapa kegagalan dulu. Bila harus gagal dulu, apakah masih dalam kemampuan untuk menghadapinya. Tapi dia tahu dan yakin bisa meraihnya. Makanya dia tidak berhenti akibat kegagalan yang dialaminya. Jika tidak bisa langsung, bisa dicoba ambil jalan memutar.

Mirip kalau kita melihat ada rambutan ranum pada pohon di atas kepala kita. Kita berupaya melompat meraihnya. Kita tahu satu lompatan mungkin belum akan membawa hasil. Masih coba-coba mengukur daya lompatan. Meski mungkin harus korban lutut lecet-lecet, tapi masih bisa ditahan. Bahkan kalau masih belum berhasil juga, masih ada jalan menggunakan alat. Pokoknya kita yakin bisa mendapatkannya dan terus mengupayakannya.

Tentu saja keyakinannya bukan keyakinan buta. Ada proses evaluasi, ada proses belajar dari tiap kegagalan. Langkah berikutnya harus makin baik dan makin mendekatkan diri ke arah tujuan yang akan diraih. Dan kepuasan yang dirasakan saat meraih tujuan serta melewati segala halangan itu kadang lebih tinggi dibanding hasilnya secara material.


2 komentar:

Aas Maesyanurdin mengatakan...

betul pa, karena status saya masih karyawan, pada saat bisnis lagi mundur sering terpikir utk berhenti saja..padahal disinilah kunci sukses seorang pengusaha..apakah mampu dia bangkit dan tetap bertahan di tengah2 kesulitan. Kata orang sukses mah kesuksesan itu bukan diukur dari berapa kali dia menang tapi berapa kali dia bangkit dari kegagalan.

Anonim mengatakan...

perlu juga di posting nih motivator mario teguh

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Posting Komentar

 
Blog Pensiun Dini is proudly powered by Blogger.com | Template by Agus Ramadhani | o-om.com